Indahnya cinta seperti air yang tercurah ke bumi saat tanah sedang dahaga.Cinta adalah kasih tanpa suara ...lembut,selembut bibir bayi yang terlena didada sang bunda.

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Sabtu, 12 Maret 2011

Membuat Efek Cipratan Air (Water Drops)


Salam Photoshop semua� lama ga nulis postingan nih, mau share tutorial sederhana nih, iseng2 diphotoshop moga membantu� saya namain Efek Cipratan Air, kurang lebih hasil jadi nya seperti ini
 
Ok langsung aja ke Tutorial

[tahap 1]
Buka photoshop, bikin kanvas baru File>New  dengan isian seperti berikut

[tahap 2]
Warnai kanvas dengan warna putih tekan Ctrl+Delete di keyboard (pada posisi warna ditools default  

[tahap 3]
Beri style dengan memilih Layer>Layer Style> Gradient Tool

  Seting warna

Setelah beres ngeset warna kemudian OK, OK, maka hasil sementara

[tahap 4]
Pilih Brush Tool, kemudian pilih ikon brush pada Palet bar di kanan, seperti berikut

Atru Spacing brushnya


Pilih Shape Dynamics Brush

Pilih Scattering


Pilih juga Smootihing�
[tahap 5]
Buat Layer Baru, lalu Goreskan Brush di Kanvas

Pilih Layer > Layer Style > Blending Options , atur opacity ke o%

Pilih Drop Shadow, atur seperti berikut

Pilih Inner Shadow , dan seting seperti berikut
Pilih Inner Glow , seting seperti berikut
Pilih Bevel and Emboss, seting seperti berikut
Dan, OK� setingan bisa di modifikasi sesuai kesuakaan


print foto dengan photoshop
tutorial photoshop cs4
edit photo di photoshop
belajar photoshop cs4
tutorial efek api photoshop
template blogspot karikatur
tutorial membuat logo
rahasia photoshop
photo-photo karikatur
photoshop tutorials karikatur        

Selasa, 01 Maret 2011

Bikin Efek Starburst


Mau bikin Efek Starburst kayak gini, Ok berikut tutorialnya :


Pertama-tama bikin dulu dokumen baru
 
bikin kotak pake tectangle marquee tool di layer baru, warnai dengan warna apa aja.. saya pake warna Hitam..

 
Sambil menekan tombol ALT dan tombol SHIFT, Drag / tarik sambil di klik gambar kotak tadi ke kanan.. maka kotak tersebut akan geser ke kanan dan udah otomatis terduplikasi.

setelah banyak dapet kotaknya.. sekarang klik layer paling atas.. lalu tekan CTRL+E beberapa kali sehingga semua kotak item itu jadi 1 layer.
 
Nah kalo kurang, silahkan ulangi langkah duplikat sambil geser tadi.. Sampai penuh �

.
Klik Filter >Distrort > Polar Coordinate
 
Hasilnya :
 
Starburst ini bisa di kreasikan menjadi 3D.. pembuatan kotak awal menggunakan Gradient tool
Ulangi langkah duplikasi :
 
setelah di polar Coordinate :
 
ENg� Ing Eng� jadi deh�
Hasil nya bisa dijadiin background photo seperti berikut:
 

print foto dengan photoshop
tutorial photoshop cs4
edit photo di photoshop
belajar photoshop cs4
tutorial efek api photoshop
template blogspot karikatur
tutorial membuat logo
rahasia photoshop
photo-photo karikatur
photoshop tutorials karikatur        

Jumat, 12 November 2010

KUTEMPUH JALAN-JALAN LENGANG ~ Korrie Layun Rampan

Kutempuh jalan-jalan lengang, derita-Mu
menghadang
Demikian tertib nasib menyalib
Dari pusat hari-hari-Mu yang rumit

Kutempuh jalan-jalan sepi, cinta mekar dalam
bunga-bunga sunyi
Hidup berbeban juang, sepanjang tubir hari-hari
yang garang
Tak berdalih, antara derita dan ketawa
Makna hidup latah cinta, gelepar-Mu yang
menggemuruh di dada

1974 


Puisi Oleh: Korrie Layun Rampan

Z ~ Korrie Layun Rampan

Siapakah yang pulang dengan langkah masai
menyandang duka Adam yang pertama
mengempang arus sungai, membadung nasibnya?

Iakah itu pelancong tak bernama.
Menyusur semenanjung tenggara
istirah ke sini. Menawarkan senja dalam desau prahara
setelah lelah mengedangkan jaring nasib melawan bencana

Siapakah masih mengaliri aku, o, sungai derita
rakit-rakit sarat biduk-biduk dan tongkang, detak jantung luka
memeram musim memberat mengimpikan birahi pada pulungnya
lakah itu yang menggedor pintu dan jendela
malam-malam begini. Dukakah itu duka dunia
menyusur sungaiku yang terus mengaliri dasar jiwa

Siapakah yang pulang dengan langkah masai
menyandang duka Adam yang pertama
mengempang arus sungai, membadung nasibnya?

1974 


Puisi Oleh: Korrie Layun Rampan

Mahakam ~ Korrie Layun Rampan

Senja pun membenam dalam tragedi
Abad ini
jalan ini semakin sunyi
Tapi kita tak sampai-sampai juga

Angin dari relung itu
Semakin runcing
Dan menciptakan garis ungu

Haruskah ke arah lain jalan pantai
kita kawinkan sepi
Antara dua badai?!

Tualang panjang ini
Semakin jauh semakin lengang
Langkah pun lelah menapak juang

Lalu kelepak yang menjauh
Longsong itu
Tanggalan pun jatuh

Tinggallah gerimis renyai
Dan bait-bait sunyi
Ketika jam pun sampai
Menunjuk-nunjuk tempat sepi

1974 


Puisi Oleh: Korrie Layun Rampan

Gerimis Pagi Ini ~ Korrie Layun Rampan

Gerimis pagi ini
Adalah gerimis tangis zaman
Ketika sekawanan burung luka
Mencakar tangkai jantung derita

Gerimis pagi ini
Adalah gerimis tangis insani
Karena rahang-rahang kemerdekaan
Disekap moncong-moncong pertikaian
Dan tersumpal luka yang tak kunjung tersembuhkan

Gerimis pagi ini
Adalah gerimis tangis kita
Karena di tengah kelu dan borok dunia
Tuhan tetap mengulurkan berjuta sauh cinta

1974


Puisi Oleh: Korrie Layun Rampan

Di Tengah Galau Riuh Rendah Abad Ini ~ Korrie Layun Rampan

Aku terbanting atas lantai kehidupan
Karena beban seribu jalan
Sukmaku yang gelisah resah
Merangkai sajak tak tersua
Sementara tangan tegang kaku menyandang sunyi
Membusur panah ke jantung waktu
Cintaku yang perih dalam pusat pusaran segala rindu

Memang laut-Mu teramat dalam terduga segala cinta
Dataran lekang kemarau menunggu waktu demi waktu
Adakah kita mampu menyimak segala rahasia
Yang bermain antara gelap dan denyar cahaya?

Adalah semuanya berpulang kepada janji, kepada sunyi
Cinta yang memahat-mahat setiap bait abadi
Bagai hujan yang setia mencuci lantai bumi
Menyelesaikan sebait puisi

Aku terbanting di atas lantai kehidupan
Rebah di tengah galau riuh rendah abad ini
Dan luka-luka

1974


Puisi Oleh: Korrie Layun Rampan